PADA suatu hari Nabi SAW. melihat puterinya Fatimah masih juga tertidur padahal waktu subuh telah tiba. Nabi Muhammad SAW. lalu menggoyang-goyang kaki puterinya itu dengan penuh kasih sayang seraya berkata :
"Bangunlah anakku dan saksikanlah, sesungguhnyaa Tuhan menetapkan pembagian rezeki manusia adalah pada saat-saat setelah fajar menyingsing dan sebelum matahari terbit."
Rasulullah sendiri selama 23 tahun menjadi Rasul, hanya sekali beliau tidak terbangun sebelum subuh. Mungkin terlalu letih dalam perjalanan dan baru tidur setelah malam teramat larut.
Supaya umat Islam gemar bangun subuh, Nabi SAW. bersabda :
" Bila kamu bangun subuh, maka berlipat ganda upah kamu terima."
Pada waktu subuh dan sebelum matahari terbit, kita dapat mendoa dan doa yang diucapkan dalam waktu demikian langsung diantarkan malaikat kehadirat Tuhan.
" Sesungguhnya bacaan diwaktu fajar disaksikan langsung oleh para malaikat " ( Al Isra 17:78 ).
Sebab itulah Nabi SAW. pernah mendoa " Wahai Tuhanku, berkahilah umatku yang suka bangun subuh ".
"Udara subuh sangat segar dan banyak mengandung zat asam ( zuurstof ). Maka siapa suka bangun subuh selalu menghirup udara murni yang sangat diperlukan buat pernapasan. Sebab itulah maka orang yang suka bangun subuh, sukar dihinggapi penyakit paru ( TBC ). Parunya menjadi kuat karena selalu menghirup udara murni dan pernapasannya menjadi teratur karena parunya sangat kuat. Disamping itu, udara subuh yang segar itupun memperkuat fikiran dan menyehatkan perasaan. Pada waktu subuh, otak manusia sangat bening dan daya tangkapnya teramat tajam. Maka mereka yang suka menghafal atau belajar diwaktu subuh dapat dipastikan : Jauh lebih berhasil dari mereka yang baru menghafal atau mengulang pelajaran setelah matahari naik meninggi."., demikian kilah Abbas Hassan dalam bukunya ‘ Kenapa Nabi Muhammad Sangat Sehat.’
Selama umat Islam suka bangun subuh selama itulah mereka akan tumbuh menjadi umat yang sehat lahir dan batin, sehingga merekapun berhak memenangakan perjuangan. Mereka dicintai kawan dan dihormati lawan. Maka berdaulatlah mereka di bidang politik, berperanlah mereka dalam bidang ekonomi, dan menjadi teladanlah mereka dalam pergaulan sehari-hari. Dan, memang telah terbukti. Tidak kurang dari 500 tahun lamanya umat Islam yang terdidik bangun subuh itu menguasai sekitar dua pertiga bulatan dunia ini. Dari Maroko di pantai Barat Afrika sampai ke Merauke di pantai Utara Irian Barat.
Sudah menjadi kebiasaan di zaman Rasulullah SAW. bila melepas pasukannya ke medan perang, selalu sehabis salat subuh. Dan ternyata berhasil.
Nabi SAW. bersabda : " Salat tepat pada waktunya, lebih baik dari dunia bersama seluruh isinya." Juga dalam hadis lain beliau menerangkan : " Salat sunat 2 rekaat sebelum fajar, lebih baik dari dunia beserta isinya.". " Salat yang diperintahkan ketika dinginnya udara saat fajar akan menyingsing, ternyata menyimpan sekian banyak manfaat bagi yang mengetahuinya. Sujud untuk menunaikan perintah Allah SWT. ketika merahnya langit saat matahari akan muncul, ternyata membawa begitu banyak berkah. Sungguh, Allah begitu murah hati kepada hamba-hamba-Nya yang bertaqwa. Wahai yang menguasai waktu, apa yang Kau simpan sebagai berkah bagi kami saat subuh datang? ", demikian antara lain tulis Muhammad Jihad Akbar dalam bukunya Meraih Mukjizat Shalat Subuh Bersama Rasulullah SAW.
Ahli Hikmah Lukman Nul Hakim, yang namanya diabadikan Tuhan dalam Al Quran, pernah menasehati anaknya :
" Wahai anak ku, janganlah engkau lebih bodoh dari ayam jantan. Di tengah malam, ia berkokok untuk membangunkan orang, sementara engkau tetap tidur lelap."
Rasulullah SAW. menggambarkan seyogianya kehidupan orang mukmin itu laksana burung : " Berangkat pagi-pagi dengan perut dalam keadaan kosong dan pulang sore dengan perut dalam keadaan kenyang ". Adapun resep keberhasilan satwa itu., sehingga rezekinya dijamin oleh Allah SWT, lantaran dalam semua musim dan kondisi selalu bangun sebelum subuh.
Karena itu jika umat Islam mau melajimkan bangun sebelum subuh kemudian mengerjakan salat subuh di masjid, Insya Allah umat Islam akan memperoleh keuntungan melebihi dunia dengan segala isinya.
Maka benarlah seperti disabdakan oleh Rasulullah SAW :
" Berpagi-pagilah kamu dalam mencari rezeki dan segala keperluan / hajat karena sesungguhnya di pagi hari itulah terdapat barakah dan keuntungan ".
Wallahualam.
Dahsyatnya waktu Subuh